Metodologi RR Score

Penjelasan lengkap cara RANKNESIA menghitung skor dan ranking universitas.

Sumber Data

RANKNESIA menggunakan 100% data dari OpenAlex — database riset terbuka yang dilisensikan CC0 (bebas digunakan tanpa batasan).

Tidak menggunakan: Scimago, Scopus, QS, THE, UI GreenMetric, atau sumber data berbayar/terbatas lainnya.

Indikator & Bobot

1

Research Output

25%

Jumlah total publikasi ilmiah universitas dari OpenAlex (works_count). Mengukur produktivitas riset secara keseluruhan.

Field OpenAlex: works_count

2

Research Impact

25%

Jumlah sitasi dibagi jumlah publikasi (cited_by_count / works_count). Mengukur dampak dan pengaruh riset.

Field OpenAlex: cited_by_count / works_count

3

Research Quality

15%

Rata-rata sitasi per publikasi dalam 2 tahun terakhir (2yr_mean_citedness). Mengukur kualitas riset terkini.

Field OpenAlex: summary_stats.2yr_mean_citedness

4

Research Breadth

30%

Jumlah publikasi dengan minimal 10 sitasi (i10_index). Mengukur seberapa luas dampak riset — institusi dengan banyak paper berpengaruh akan unggul.

Field OpenAlex: summary_stats.i10_index

5

H-Index

5%

H-Index institusi dari OpenAlex. Mengukur konsistensi dampak riset sepanjang waktu.

Field OpenAlex: summary_stats.h_index

Pipeline Normalisasi

L1
Rasio
Ubah nilai mentah ke rasio (pub/dosen, sitasi/pub, dll)
L2
Log Transform
Terapkan log(x+1) untuk meredam outlier ekstrem
L3
Min-Max 0–100
Normalisasi ke skala 0–100: (x−min)/(max−min) × 100
L4
Weighted Sum
RR Score = Σ(skor × bobot) − total_penalty_points

Formula Akhir

# RR Score Formula (v2 — 2026)

RR Score =

(0.25 × Output_norm)

+ (0.25 × Impact_norm)

+ (0.15 × Quality_norm)

+ (0.30 × Breadth_norm)

+ (0.5 × Hindex_norm)

− Total_penalty_points

Skor minimal adalah 0 (tidak bisa negatif). Skor maksimal teoritis adalah 100.

Sistem Penalti

Universitas dapat dikenai pengurangan poin jika terbukti melakukan pelanggaran etika akademik. Laporan dari publik akan diverifikasi tim RANKNESIA sebelum penalti diaktifkan.

LevelPenguranganKapan Dipakai
Ringan−0.5Pelanggaran minor, belum dikonfirmasi penuh
Menengah−1Pelanggaran terkonfirmasi, dampak terbatas
Berat−3Pelanggaran serius, sudah ada bukti kuat
Sangat Berat−5Pelanggaran parah, dampak luas
DANGER−10Kasus sistemik / berulang / sangat viral

Catatan & Keterbatasan

Mengapa institusi besar cenderung unggul?

RANKNESIA mengukur produktivitas dan dampak riset secara absolut. Institusi dengan volume riset tinggi seperti University of Washington atau Harvard akan unggul karena metodologi ini tidak dinormalisasi per jumlah dosen atau mahasiswa — data tersebut tidak tersedia di OpenAlex.

Bukan pengganti QS atau THE

RANKNESIA tidak mengukur reputasi akademik, rasio dosen/mahasiswa, atau internasionalisasi kampus. Ranking ini adalah alternatif yang transparan dan berbasis data terbuka — bukan kompetitor langsung dari QS World University Rankings atau Times Higher Education.

Data diperbarui 2× setahun

Ranking RANKNESIA mencerminkan data OpenAlex pada saat pipeline dijalankan (Januari & Juli). Perubahan ranking antar periode mencerminkan perubahan produktivitas riset institusi.

Jadwal Update (RADAR)

Data ranking diperbarui dua kali setahun melalui sistem RADAR (Ranking Data Refresh). Setiap update mengambil data terbaru dari OpenAlex.

RADAR 1
Januari
2026 RADAR 1
RADAR 2
Juli
2026 RADAR 2