Metodologi RR Score
Penjelasan lengkap cara RANKNESIA menghitung skor dan ranking universitas.
Sumber Data
RANKNESIA menggunakan 100% data dari OpenAlex — database riset terbuka yang dilisensikan CC0 (bebas digunakan tanpa batasan).
Tidak menggunakan: Scimago, Scopus, QS, THE, UI GreenMetric, atau sumber data berbayar/terbatas lainnya.
Indikator & Bobot
Research Output
Jumlah total publikasi ilmiah universitas dari OpenAlex (works_count). Mengukur produktivitas riset secara keseluruhan.
Field OpenAlex: works_count
Research Impact
Jumlah sitasi dibagi jumlah publikasi (cited_by_count / works_count). Mengukur dampak dan pengaruh riset.
Field OpenAlex: cited_by_count / works_count
Research Quality
Rata-rata sitasi per publikasi dalam 2 tahun terakhir (2yr_mean_citedness). Mengukur kualitas riset terkini.
Field OpenAlex: summary_stats.2yr_mean_citedness
Research Breadth
Jumlah publikasi dengan minimal 10 sitasi (i10_index). Mengukur seberapa luas dampak riset — institusi dengan banyak paper berpengaruh akan unggul.
Field OpenAlex: summary_stats.i10_index
H-Index
H-Index institusi dari OpenAlex. Mengukur konsistensi dampak riset sepanjang waktu.
Field OpenAlex: summary_stats.h_index
Pipeline Normalisasi
Formula Akhir
# RR Score Formula (v2 — 2026)
RR Score =
(0.25 × Output_norm)
+ (0.25 × Impact_norm)
+ (0.15 × Quality_norm)
+ (0.30 × Breadth_norm)
+ (0.5 × Hindex_norm)
− Total_penalty_points
Skor minimal adalah 0 (tidak bisa negatif). Skor maksimal teoritis adalah 100.
Sistem Penalti
Universitas dapat dikenai pengurangan poin jika terbukti melakukan pelanggaran etika akademik. Laporan dari publik akan diverifikasi tim RANKNESIA sebelum penalti diaktifkan.
| Level | Pengurangan | Kapan Dipakai |
|---|---|---|
| Ringan | −0.5 | Pelanggaran minor, belum dikonfirmasi penuh |
| Menengah | −1 | Pelanggaran terkonfirmasi, dampak terbatas |
| Berat | −3 | Pelanggaran serius, sudah ada bukti kuat |
| Sangat Berat | −5 | Pelanggaran parah, dampak luas |
| DANGER | −10 | Kasus sistemik / berulang / sangat viral |
Catatan & Keterbatasan
Mengapa institusi besar cenderung unggul?
RANKNESIA mengukur produktivitas dan dampak riset secara absolut. Institusi dengan volume riset tinggi seperti University of Washington atau Harvard akan unggul karena metodologi ini tidak dinormalisasi per jumlah dosen atau mahasiswa — data tersebut tidak tersedia di OpenAlex.
Bukan pengganti QS atau THE
RANKNESIA tidak mengukur reputasi akademik, rasio dosen/mahasiswa, atau internasionalisasi kampus. Ranking ini adalah alternatif yang transparan dan berbasis data terbuka — bukan kompetitor langsung dari QS World University Rankings atau Times Higher Education.
Data diperbarui 2× setahun
Ranking RANKNESIA mencerminkan data OpenAlex pada saat pipeline dijalankan (Januari & Juli). Perubahan ranking antar periode mencerminkan perubahan produktivitas riset institusi.
Jadwal Update (RADAR)
Data ranking diperbarui dua kali setahun melalui sistem RADAR (Ranking Data Refresh). Setiap update mengambil data terbaru dari OpenAlex.